Kamis, 22 Oktober 2009

Rencana Pendirian Apotek Saya Masa Depan

SEHAT FARMA

Bisnis apotek dapat dibandingkan dengan skala ritel umum atau franchise Mart yang marak mengepung masyarakat. Secara teknis bisnis, apotek membutuhkan manajemen khusus karena diferensiasi serta spesifikasi produk yang kuat pada produknya, produk kesehatan, khususnya obat. Apotek adalah bisnis,sedangkan profesi apoteker sebagai penanggungjawabnya adalah bentuk pelayanan kesehatan. Apotek juga dapat diartikan sebagai suatu jenis bisnis eceran (retail) yang komoditasnya (barang yang diperdagangkan) terdiri dari perbekalan farmasi (obat dan bahan obat) dan perbekalan kesehatan (alat kesehatan). Logo apotek juga harus didesain agar dapat mudah orang melihatnya. Pada logo yang saya bikin ini tulisan berwarna biru agar dapat terlihat jelas dan dapat terbaca dari kejauhan.

Saya berkeinginan untuk mendirikan sebuah apotek MODAL yang pertama adalah KEBERANIAN dan biaya untuk pendirian sebuah apotek. Saya harus mempertimbangkan faktor-faktor apa saja yang menjadi kekuatan dan kelemahan saya. Selain itu juga permodalan, kira-kira dalam berapa lama Break Even Point tercapai dan berapa minimal omset yang dibutuhkan. Praktisnya, itu semua akan saya analisa dan perhitungkan terlebih dahulu sehingga saya mempunyai gambaran dalam usaha ini.

Dalam usaha ini pasti ada persaingan untuk mendapatkan pelanggan. Jika harga obat yang dijadikan faktor penarik pelanggan, saya harus waspada. Karena pelanggan akan lebih memilih harga murah. Untuk margin keuntungan saya harus menetapkan berapa persen untuk obat etikal dan berapa persen untuk obat bebas. Biasanya standar HET rata-rata 25% untuk etikal dan 20% untuk barang bebas. Salah satu cara saya untuk menarik pelanggan, saya akan melakukan sosialisasi dan promosi secara halus kepada masyarakat sekitar. Saya akan membangun apotek untuk tempat pengabdian profesi apoteker yang telah mengucapkan sumpah jabatan, sebagai sarana farmasi yang melakukan peracikan, pengubahan bentuk, pencampuran dan penyerahan obat dan bahan obat, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat setempat khususnya dan masyarakat pada umumnya, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara rasional dalam praktek pengobatan sendiri (swamedikasi), serta memberikan keringanan biaya bagi rakyat kurang mampu dalam bentuk subsidi obat.

Saya akan melengkapi fasilitas dan faktor yang dapat mendukung suksesnya pendirian apotek ini. Pertama saya akan melakukan pemilihan lokasi apotek yang letaknya strategis, penduduk yang cukup padat, daerah yang ramai, dekat dengan tempat praktek dokter, serta saya perlu memperhatikan keadaan sosial ekonomi masyarakat sekitarnya. Langkah kedua saya akan mengurus surat perizinan pendirian sebuah apotek. Dan selanjutnya saya akan memberi nama apotek kemudian apoteker Pengelola Apotek (APA), serta yang bertindak sebagai Pemilik Sarana Apotek (PSA) akan saya kelola sendiri.

Saya akan merancang bangunan apotek saya yang akan terdiri dari ruang tunggu yang nyaman bagi pasien , tempat mendisplai informasi, brosur bagi pasien, ruang tertutup untuk konseling, ruang peracikan dan penyerahan obat, ruang praktek dokter, dan toilet. Lalu juga terdapat kelengkapan apotek yaitu sumber air, sumber penerangan, alat pemadam, ventilasi yang baik, sanitasi, papan nama APA dan billboard nama apotek. Alat pengolahan/peracikan akan saya sediakan seperti : batang pengaduk, cawan penguap, corong, gelas ukur, gelas piala, kompor / pemanas, labu erlenmeyer, mortir, penangas air, panci, rak tempat pengering, spatel logam / tanduk / gelas/ porselen, termometer, timbangan milligram + anak timbangan (ditara), timbangan gram + anak timbangan (ditara). Wadah seperti : pot / botol, kertas perkamen, klip dan kantong plastik, etiket (biru dan putih). Tempat penyimpanan seperti : Lemari / rak obat, lemari narkotika, lemari psikotropika, lemari bahan berbahaya, kulkas. Perlengkapan Administrasi seperti : blanko surat pesanan, blanko faktur penjualan, blanko nota penjualan, blanko salinan resep, blanko laporan narkotika dan psikotropika, buku catatan pembelian, buku catatan penjualan, buku catatan keuangan, buku catatan narkotika dan psikotropika, buku catatan racun dan bahan berbahaya, kartu stok obat. Serta kelengkapan buku pedoman Farmakope Indonesia edisi terakhir, kumpulan peraturan / UU, IMMS, ISO edisi terbaru, Pharmakologi dan terapi. Semua kelengkapan itu akan mendukung suksesnya apotek yang saya dirikan.

Selain Apoteker Pengelola Apotek, dibutuhkan beberapa tenaga kerja yaitu asisten apoteker : 2 orang, tenaga administrasi / kasir / obat bebas : 1 orang, pembantu umum : 1 orang. Masing-masing tenaga kerja mempunyai tugas, tanggung jawab dan wewenang sesuai dengan peranannya di dalam apotek ini.

Strategi dan fasilitas lain yang akan saya sediakan antara lain:

1. Menyediakan jasa konseling secara gratis oleh APA.

2. Menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien. Jika obat yang dibutuhkan pasien tidak ada maka berusaha mengambil di apotek lain, diusahakan agar pasien pulang mendapat obat yang diperlukan tanpa copy resep.

3. Monitoring pasien. Monitoring dilakukan terhadap pasien via telepon, terutama untuk pasien dengan penyakit kronis. Hal ini dilakukan untuk mengontrol keadaan pasien dan meningkatkan kepercayaan pasien terhadap apotek.

4. Fasilitas yang menarik. Ruang tunggu dibuat senyaman mungkin dengan fasilitas AC, TV, tempat duduk yang nyaman, majalah kesehatan, koran dan tabloid serta tempat parkir yang luas.

5. Kerjasama dengan praktek dokter

6. Memberikan bantuan rakyat bagi masyrakat yang kurang mampu dalam bentuk subsidi obat serta bekerjasama dengan kelurahan setempat.

Dalam mengelola apotek ini saya akan memperhatikan , manajemen personalia, pengadaan barang dan pelayanan prima. Apoteker harus praktek di apotek dan tidak hanya menjual ijin saja. Apoteker yang datang setiap hari dan berpraktek langsung kepada pasien dan ini akan menjadi nilai jual apotek saya dan menjadi lebih terpercaya. Untuk jangka panjang apotek saya akan bisa mencari klien perusahaan atau departemen pemerintah agar menebus obat di apotek saya. Tiap sebulan sekali saya akan mengadakan rapat untuk membahas tentang kinerja yang telah dijalankan. Ini semua bertujuan untuk memperbaiki & menambah kemajuan usaha apotek. Semoga apotek yang saya dirikan akan mempunyai prospek yang cukup bagus, baik ditinjau dari segi pelayanan maupun usaha.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar